Thursday, July 19, 2018

Commuter Line atau KRL Jakarta, Kebutuhan atau Kesesakan?

Dan malam ini menjadi sepi. Lalu aku ingin membahas sesuatu yang selalu ada didalam keseharian tetapi mungkin orang tidak terlalu memperhatikannya karena menganggap "barang" ini sudah biasa saja.

Oke, hari ini pukul 21.35 masih dengan nama yang sama Norman Athena, rumah yang sama, motor vespa yang sudah dijual dan semua kegiatan yang berbeda.



Sudah selang 2 tahun lalu sejak tulisan terakhir keluar, yaitu pukul 01.32 pada tanggal 28 bulan Juli 2016.


Semua datang dan pergi, terjadi dan terlewatkan tetapi untungnya blog ini masih ada. Untung saja Blogger di beli Google sejak 2003 jadi saya rasa tidak akan bangkrut atau diblokir seperti media menulis sebelah, hehe.

Beberapa hari ini aku sering menaiki kereta besi panjang yang disambungkan. Sebut saja namanya kereta tetapi lebih rumit peta lintasannya dan lebih banyak armadanya karena ini semacam beberapa trek ular tangga yang digabungkan menjadi satu.

Kereta ini seperti macamnya transjakarta yang sudah baru armadanya dan tidak akan terbakar lagi. semuanya aku lihat sudah cukup baik dan direvitalisasi ulang dengan sistem baru dan lebih rapi. 

Semua tulisan ini aku buat berdasarkan sudut pandangku mengenai media transportasi massal ini, bagaimana pribadi orang-orang yang menaikinya,latar belakang apa yang membuat mereka menaikinya dan tentunya sedikit membahas kereta kebanggaan masyarakat jabodetabek ini yang agak sesak menurut saya di suatu waktu. Tentunya saya mengambil informasi spesifik dari website Commuter line dan website penyedia informasi sebelah.


Lokomotif "Bonbon" cikal bakal KRL Jabodetabek


Menurut sumber yang aku baca kereta listrik sudah ada di batavia sejak 1925. rencana pembangunannya sudah digaungkan sejak 1917. pada tahun 1923 sudah dilakukan elektrifikasi (semacam pembuatan sistem) dan pembangunan selesai pada tahun 1924.

Perusahaan kereta apinya masih milik pemerintah Hindia Belanda, namanya Staatsspoorwegen (SS). Dan tahun 1925 lahirlah trek kereta listrik pertama dengan jalur Tanjoeng Priok - Meester Cornelis (jatinegara)

Kebanyakan memang produk yang dipakai itu asalnya dari eropa yaitu Jerman dan Belanda, tidak seperti sekarang kebanyakan asalnya itu dari Jepang, Korea tetapi masih didominasi kebanyakan oleh Jepang. satu hal lagi yg perlu diperhatikan bahwa rata-rata rangkaiannya adalah bekas East Japan Railway Company. 

Walau begitu aku tetap bangga menggunakannya, terlebih lagi sistemnya sudah lebih baik dari masa-masa dahulu. Apalagi kalau ada yang naik di atas kereta, aku takut.




Salah satu armada Commuter Line Jabodetabek

Dan tidak terasa aku terhipnotis keindahan kereta. Mungkin bisa dibilang keretamania, seperti fans bus yakni busmania. Tetapi aku tidak ingin membahas tentang kereta seumur hidupku.


Aku menulis cerita karanganku sendiri ini dengan lagu Adhitia Sofyan, selalu. karena memang menenangkan. Aku hanya memberitahu saja, bagi yang ingin tanya. Walaupun sampai saat ini belum ada yang menanyakan.

Aku selalu senang jalan-jalan. aku senang melihat lampu-lampu ibukota, senang berdesak-desakan walaupun tidak ingin setiap hari seperti itu. Makanya aku menyebut "mereka" yang bisa melakukannya setiap hari itu adalah pejuang. Bisa pejuang apa saja. Pejuang keluarganya, pejuang istrinya, pejuang usaha dan karyawannya, pejuang hatinya, pejuang bangsa, pejuang kereta api, pejuang orang yang sakit, pejuang apapun yang melakukannya dengan sepenuh hati.

Tapi aku sedih.

Aku menaiki kereta. Berdesak-desakan. Melihat orang lain. Ada yang tua ada yang muda. Ada lelaki ada wanita. Ada yang mau berbagi dan ada yang tidak. Sampai suatu saat ada, sebenarnya tepatnya kemarin. Ada wanita lanjut usia menaiki kuda besi panjang ini. memang keadaannya pada waktu padat dimana semua orang ingin segera pulang. Oke, aku tahu semua punya kepentingan. Semua orang buru-buru ingin segera istirahat, bertemu dengan keluarga tetapi saat wanita lanjut usia ini naik, tidak ada orang yang menawarkan tempat duduk kepadanya.

Mungkin semua orang tidur. memenjamkan mata. mungkin pura-pura tidur. mungkin, mungkin...

Aku merasa sedih waktu itu tetapi aku hanya bisa diam. karena aku tidak bisa menawarkan posisi berdiriku kepadanya. ya jelas saja, aku berdiri dan dia juga begitu.

Aku berdiri dari Stasiun Manggarai menuju ke Stasiun Bojong Gede. Dan aku ingat wanita itu turun di Stasiun Citayam. Untung saja ada lelaki kisaran umur 30 tahunan membantunya. Bukan memberikan tempat duduknya karena dia pun juga berdiri. Jadi yang dia lakukan adalah mengingatkan orang yang duduk untuk memberikan tempatnya ke wanita itu. Dalam hatiku senang, begitu juga dengan orang yang ada disekitarku karena saat wanita itu naik, semua berusaha memberikan jalan dan inginnya (kalau bisa) juga tempat duduk, tapi sayang tidak bisa.

Aku tahu semua orang punya kepentingan, semua orang buru-buru. Tetapi tolong coba diperhatikan, sesibuk apapun kita, sepenting apapun urusan kita, seburu-buru apapun waktu kita. Tidak ada salahnya memanusiakan manusia ditengah padatnya ibukota.

Karena kalau tidak kita yang membuat diri kita nyaman, atau membuat nyaman orang lain di Ibukota, Siapa lagi?

Tampak depan Commuter Line Jabodetabek


Semua selalu terekam dalam ingatan, baik kesan kalian untuk saya dan semoga kesan saya untuk kalian.

Source : 
Pemikiran sadar dan perasaan dari hati
http://www.krl.co.id/
https://id.wikipedia.org/wiki/KRL_Commuter_Line








Read more

Thursday, July 28, 2016

Hari Ini Pukul 01.32 Dini Hari

Dini hari dengan laptop ini. Sudah lama sekali rasanya, mungkin hampir 2 tahun. Menulis membuat hati nyaman sekali rasanya, pikiran serasa terbuka.

Hari ini, 29 Juli 2016 umurku 22 tahun 69 hari 95 menit 24 detik. Rumah yang sama, teman yang beberapa (masih) sama, pacar yang sama, kendaraan yang sama, keluarga yang sama, keuangan saja yang berbeda haha.


Semoga blog ini masih memiliki peminat ya, tapi ya tidak apa kalau tidak ada karena ini memang personal. Jadi saat ini saya berada di kamar saya, dengan Album Adhitia Sofyan yang masih sama, dengan mimpi-mimpi yang masih sama. Menikmati suasana kamarku ini. Kamarku yang sekarang memang bagus. Berada di ketinggian dan aku bisa melihat lampu lampu Kota Bandung yang sangat indah.


Kangen sekali rasanya bisa menikmati saat-saat seperti ini. Tenang, sunyi, benar-benar waktu yang sangat berharga. Maaf kalau penulis seolah-olah "curahan hati" tapi selang 2 tahun memang banyak sekali yang ingin di tumpahkan disini. Banyak petualangan terlewati dari Jawa hingga Sulawesi dan masih banyak lagi. dari mulai kolokium ke 2 hingga sidang sarjana. Sebenarnya mau menceritakan semuanya tapi tidak ingat semuanya. Jadi mungkin sebagian saja dan sebelum masuk ke bahasan selanjutnya penulis ingin  memberitahu sama halnya seperti 2 tahun lalu kalau tulisan ini jujur dan apa adanya.



Read more

Wednesday, November 5, 2014

Hari Ini Pukul 02.55 Dini Hari

Dini hari sudah lama sekali tak jumpa rasanya. Selalu berkunjung menuju pulau mimpi tanpa pernah mengunjungimu. Sedikit sisihkan waktu di sela-sela kesibukan sehari hari.

Apa kabar kalian yang sedang terlelap, mengerjakan tugas, nongkrong di warkop mungkin ataupun membuka internet? Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu.

Bagaimana rutinitas kalian? mungkin ada yang mengatakan memusingkan, menyenangkan atau membosankan? apabila membosankan, hal itu nampaknya juga terjadi dengan saya. Apabila kalian sedang membaca blog ini cobalah membacanya dengan mendengarkan Gravity nya John Mayer. Memang bodoh tapi apa salahnya dicoba.

Hari ini tanggal 6 November dan umur sudah 20 tahun 173 hari 180 menit 420 detik di jam 03.07 dini hari ini dan rasanya aku masih membuang waktu saya sia-sia. Semoga tidak dengan kalian. Ini tidak jelas dan anda boleh berhenti membacanya.

Masih banyak yang masih diam dihidupnya sudah bergerak maju. dimana langkah saat ini? Apa mengetahuinya? Tentunya aku tidak tahu. Namun aku doakan agar kalian ada di langkah itu.

Postingan ini rancu. Kalian mencemoohnya tapi saya tidak peduli karena ini blog dan hak saya.

Diumur yang semakin bertambah aku ucapkan terima kasih kepada semua di hidup saya. dari menemani saya main saat kecil, mengajak saya main bola hingga patah tulang, main playstation dirumah sampai dimarahi karena katanya bayar listrik mahal, main catur sepulang sekolah, touring enggak jelas yang gaul kala itu. entah sekarang, jalan kaki turun kampus ramai-ramai, bermalam di jalanan, teman aku dalam maupun luar atau dimanapun, teman 1 hari saya, teman beberapa bulan, atau teman bertahun-tahun. Terima kasih juga untuk musuh-musuh saya. anda sangat memberikan pelajaran sehingga saya dapat melakukan banyak hal sampai saat ini.

Ceritanya ini lagi sedih jadi ikuti saja alurnya terserah mau dengan tertawa atau mulai tersadar.

Jadi bagaimana hidup kalian? Apakah sudah dilangkah yang anda inginkan? aku tidak mengajak anda menjadi melankolis, hanya sedikit stimulus di dini hari dan semoga tepat sasaran apabila anda membacanya dengan hanya diiringi beberapa lagu yang tenang.

Nampaknya hampir setengah jam blog ini ditulis dan saya juga belum tahu inti dari postingan ini jadi ikuti saja sambil menemani saya mencari inti postingan kali ini. :)

Rutinitas ini tampak berbeda. Tidak seperti biasanya namun menyenangkan karena inilah yang dinanti.

Aku bosan rasanya apabila hanya dihabiskan untuk tidur, membaca materi atau belajar. Namun aku tidak menyuruh anda untuk menghentikannya.

Berbahagialah mereka yang dapat melihat terbitnya matahari pagi ini, pengalaman menjelajah hanya dengan senyuman, tertawa tanpa paksaan.

lain halnya dengan beban yang besar, tanpa semangat, tiada senyuman. Sungguh menyedihkan.

Tulisan ini tidak beraturan, tidak punya gaya bahasa apalagi majas yang membuat kesan berat ataupun cerdas.

Tulisan ini jujur tidak seperti kebanyakan yang palsu seperti yang paling mudah es dipinggir jalan yang airnya di beningkan lalu dibekukan. Tidak seperti band yang diatur oleh label. Tidak seperti yang katanya mencari ilmu padahal untuk materi.

Sepertinya masih banyak yang harus dikerjakan daripada menulis blog ini. Tidur contohnya. Jadi Selamat pagi ! Sudah tidak dini hari lagi dan sampai bertemu lagi 60 menit yang cerdas ! semoga aku punya banyak teman pagi ini.
Read more

Thursday, July 17, 2014

Selamat Bergabung di Sukaperna Group ! KKNM Tematik 2014 ! (1)

Kuliah Kerja Nyata Tematik Desa Sukaperna 2014

Selamat datang di blog ini yang memuat keceriaan di Desa Sukaperna. Dalam blog ini dimuat berbagai aktivitas kami mulai dari susah, senang dan yang biasa saja. Enjoy !
Semuanya dimulai dari hari pertama kami memasuki kawasan Desa Sukaperna yang terkenal tidak ada hiburan dan tidak ada apa-apa. Seperti ini lah gambaran kami saat hendak berangkat dan sampai ke Desa Sukaperna :





Setelah sampai di Desa Sukaperna, semua anak anak Sukaperna Grup segera bergegas menuju kerumah masing-masing. Ada yang santai-santai, ada yang ingin berkeliling, ada yang mau tidur atau mungkin ada yang sudah mau pulang dan bosan.



Ya tapi ditengah itu semua Kordes kami mendapat kabar bahwa akan ada upacara atau semacam penyambutan mungkin bagi mahasiswa KKNM yang ada di Kecamatan Tukdana. Kecamatan Tukdana itu kecamatan desa kami tepatnya ada di Kabupaten Indramayu.







Yang jelas disana kami diberikan basa-basi kosong oleh dpl dan semacamnya. Lucu juga tetapi mau apalagi, itulah yang dinamakan formalitas. Dan sepertinya ini adalah awal KKN kami yang entah itu membosankan, menyedihkan, menyenangkan, mengharukan ! :)

Sebenarnya masih ada cerita lanjutan di kegiatan KKNM kami. Semoga kalian masih bersedia menunggu karena saya lebih memilih menghabiskan waktu terakhir disini, di Desa Sukaperna yang terhitung beberapa jam lagi. Terima kasih Sukaperna !!


Read more

Saturday, June 7, 2014

Matahari dan Bulan

Matahari dan Bulan . .



"Selamat pagi Matahari",ucap Bulan dan suatu ketika terdengar "Selamat malam Bulan", kata Matahari. Mereka sama halnya dengan 2 anak kecil yang selalu bermain bersama. Sederhana dan tidak berharap apa-apa. Seperti itu. Seperti itu saja .

Alangkah lucunya melihatnya. pada 1 frame namun berbeda cerita. Mendampingkan sesuatu yang berbeda namun mereka harus selalu didampingkan. Karena apa? Karena ini memang takdir? Bukan. Memang harusnya seperti ini.

Dulu, tepatnya ketika bumi diciptakan, Matahari dan Bulan masih sangat belia. Mereka masih sangat muda untuk menyadari apa halnya mereka ada.

Tapi berbeda dengan esoknya. Matahari sedang ingin bersinar sepanjang hari. Bulan yang memang belum muncul tidak bisa berbuat apa-apa. Manusia pun merasa sangat terbakar. Hanya ada cahaya yang sangat silau dan menyengat.


Suatu ketika matahari dan memberikan sinarnya kepada bumi kami, bumi manusia. Setelah itu diiringi senja Matahari beristirahat seraya berbisik,"Waktu ini untukmu".

Bulan pun bertanya-tanya, "Kenapa engkau mau berbagi tempat denganku? Aku merasa nyaman sungguh. Karena tidak harus memberikan cahayaku pada manusia yang tamak dan tidak menghargaiku.

Sepertinya wajar saja karena mereka masih sangat belia memang.

Matahari hanya tersenyum seiring dia mulai membenamkan dirinya di sore itu. Bulan pun terlihat sangat enggan menyinari bumi malam itu. Namun tidak ada lagi tempat untuknya beristirahat. Karena apa? Karena tempat beristirahatnya sudah diambil alih oleh matahari.

Bulan memang berbeda dengan matahari. Matahari yang kedatangannya selalu ditunggu selalu menjadi primadona. Bulan hanya sesekali menampakkan dirinya secara utuh. dan tidak semua manusia menunggunya.

Tapi sesungguhnya siapa yang memikirkan manusia yang membutuhkan keindahan dimalam hari atau sebagian yang menginginkan cahaya di malam hari? Bulan saja dan dia menjawabnya.

Suatu ketika matahari merasa sudah cukup. dia pun kembali tersenyum dan berkata kepada bulan,"Waktu ini untukmu". Berkurang rasa ingin tahu sang bulan saat itu. Lalu dia kembali menyinari bumi dan hanya diam saja. Tidak bertanya apapun kepada matahari.]

Esoknya saat hendak terbit, bulan tersenyum kepada matahari Dan berkata,"Waktu ini sudah bukan untukmu namun kewajibanmu". 

Dan seterusnya. Mereka sesekali tersenyum. Bersenda gurau namun tidak pernah ada perselisihan lagi ataupun ada salah satu dari mereka merebut waktu yang lainnya. Sepertinya perselisihan hanya untuk mengisi waktu luang.

1 hari bertengkar? hanya penyesalan adanya tetapi ternyata pilihan mereka tepat sampai saat ini dan tetap terjaga.

"Dini hari ya? Selamat bertemu kembali! Ini hanya cerita yang tidak jelas. Semoga dapat dimengerti"



Read more

Sunday, May 11, 2014

Dproject2014 ITB : Inovasi Berbuah Suasana Santai dan Kreatif

Selamat siang menuju senja teman-teman :). Sedikit ingin berbagi mengenai event yang kemarin baru saya datangi dan tentunya event yang sangat kreatif, oleh karena itu saya jadi ingin nih berbagi sedikit dengan pecinta seni dan inovasi-inovasi baru :)

Kemarin, 9-11 Mei 2014 diadakan suatu event keren yaitu Design Project yang berlokasi di gedung PGN Braga no 40 Bandung. Apa aja yang ada disana? Langsung aja masuk ke ulasannya ya !

 

Bisa dilihat kan? Pintu masuknya aja sudah keren hehe. Jadi di Gedung PGN sendiri dibagi atas 2 lantai. Lantai pertama itu untuk bazzar sama seminar atau talkshow gitu deh. Kalau lantai 2 nya ada beberapa inovasi design dari mahasiswa beberapa universitas di Bandung juga lho :)

Oh iya, jadi sebelum kita masuk ke bazzar itu kita dikasih post-it gitu untuk kita dapat memberikan komentar. Jadi kita tinggal menempelkannya saja :). Dan diberbagai tempat bisa ditempel :). Seperti ini penampakannya :


Dan setelah itu kita bisa masuk dan melihat-lihat kembali, ya jelas saja yang ada di lantai 1 :)

#LANTAI 1

Setelah memasuki lantai 1 kita akan langsung menemukan bazzar gitu. Isinya juga menarik banget. Pernah melihat Jam tangan dari kayu? Gelas alfabet? Sepatu yang bisa jadi sendal juga? dan masih banyak lagi. Disini tempatnya kamu bisa menemukan barang-barang unik tersebut ! Walaupun memang sangat disayangkan harganya cukup mahal, namun sebanding dengan nilai seni dan uniknya barang tersebut :)

Langsung saja deh dilihat barang-barangnya. Oh iya jadi sistemnya ada kasir. Kalau sudah cocok, mungkin bisa langsung ke kasir untuk membayar barang yang akan dibeli.



 \

Selain Bazzar barang barang unik itu jika kita masuk kedalam lagi akan ada talkshow gitu. Dipanggung itu juga apabila menjelang malam akan ada live music biasanya :). Seperti ini penampakannya 




Dan karena saya baru mendatangi event ini di hari terakhir jadi tidak bisa mengulas lebih dalam mengenai talkshownya. Maaf ya teman-teman yang penasaran dan saya tidak pedulikan :)

#LANTAI 2

Dan dilantai 2 ini lah kekaguman saya selanjutnya ! Baru saja kami menaiki anak tangga sudah disambut dengan berbagai sketsa design yang keren sekali mungkin. Mungkin bisa dicek langsung saja dan beberapa foto kami :).








Nah, dari sini saya bingung. Kenapa saya bingung? Karena saya sebenarnya tidak tahu jalan masuk ke ruangan pertama yang mana. Tapi sepertinya saya memilih jalan yang benar. Kalau tidak salah ada 3 pembagian yaitu Recycle Project, Giveback Project dan Student Project.Mungkin langsung masuk saja ya ke poin poin tersebut :)

#Recycle Project

Disini saya menemukan berbagai inovasi daur ulang dari berbagai universitas di Bandung dan luar Bandung yaitu Itenas, Maranatha,Trisakti dan ITS. CMIIW. Mereka mencoba me recycle barang-barang yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang mempunyai nilai. Langsung saja dilihat :)




           

 

 

Nah masuk ke ruangan selanjutnya saya tidak tahu apakah masih recycle project atau giveback project karena memang tidak ada pemandunya. Jadi langsung saya berikan gambarnya saja yaa :

 

Karena saya tidak tahu mungkin langsung di lewat ke ruangan selanjutnya saja yaa :)

#Giveback Project


 


Dan saya sudah mendapatkan info lebih lanjut bahwa pengaplikasian bambu maupun rotan menjadi suatu karya termasuk dalam Giveback Project. CMIIW :). Jadi yang diatas tadi termasuk dalam Giveback Project teman-teman :)

#Student Project

Dan masuk ke poin terakhir yaitu Student Project dan mungkin kalian sudah mengetahui apa maksudnya ya? :). Ini adalah karya dari mahasiswa ITB itu sendiri sepertinya. Dan dari pengelihatan saya terbagi atas beberapa macam karya. Misal yang pertama adalah bagian Furniture and Lgihtning



 

 

Setelah melewati Furniture and Lightning room, kami memasuki ruangan selanjutnya yaitu Tableware yang merupakan alat alat dalam kehidupan sehari-hari dan Design Studies yaitu memaksimalkan design yang sudah ada :). Ini penampakannya :


 
 

 


 

 

 

Setelah apa saja tadi ya? ada Furniture and Lightning, Tableware dsb tiba kita di Student design yang ditunggu-tunggu. Mau tahu apa yang ada dipoin ini?

Check this out !


 

 

 

 

 

 

Pada dasarnya ini adalah konsep yang akan semua orang kembangkan dan menjadi design dimasa depan :)

Mungkin sekian dulu ulasannya ! Semoga dilain waktu saya dapat membagi lagi informasi yang lebih menarik lagi :) dan ini adalah beberapa foto saya dengan panitia dan teman-teman. Enjoy !



Terima Kasih

































Read more
Powered by Blogger.

Categories

Followers

Blogger news